Visi & Misi

Visi pengelolaan kawasan TN Lorentz yang diusung dalam RPJP Periode 2021-2030 yaitu : “Taman Nasional Lorentz Menjadi Gravity Center Model Pembangunan Berkelanjutan Tingkat Global”

Dalam upaya mewujudkan visi pengelolaan kawasan TN Lorentz, maka misi pengelolaan dirumuskan sebagai berikut :

  1. Mengembangkan kapasitas kelembagaan dan kolaborasi para pihak dalam perspektif pembangunan berkelanjutan;
  2. Mempertahankan nilai penting kawasan berbasis IPTEKS;
  3. Mengembangkan inovasi dalam pemanfaatan SDA untuk mendukung ekonomi berkelanjutan yang berkearifan; dan
  4. Mengembangkan peran aktif masyarakat dalam mendukung fungsi kawasan.

Terhadap pencapaian Visi dan Misi pengelolaan TN Lorentz, maka ditetapkan 9 (sembilan) tujuan pengelolaan TN Lorentz yang ingin dicapai selama periode 10 tahun ke depan antara lain :

  1. Mewujudkan peningkatan kapasitas kelembagaan dan organisasi UPT TN Lorentz;
  2. Menurunkan ancaman terhadap Nilai Penting Kawasan;
  3. Meningkatkan pengelolaan aktif spesies prioritas yang efektif;
  4. Memulihkan ekosistem yang terdegradasi;
  5. Pengakuan secara global fitur-fitur spesifik TN Lorentz;
  6. Meningkatkan inovasi pemanfaatan potensi sumber daya alam (SDA) berkelanjutan;
  7. Meningkatkan pengelolaan potensi jasa lingkungan sebagai salah satu alternative income;
  8. Meningkatkan kapasitas dan peran masyarakat dalam pengelolaan kawasan melalui kemitraan konservasi; dan
  9. Mengembangkan kolaborasi pengelolaan dengan semua pihak sampai ke tingkat tapak.

Melalui penyusunan dokumen RPJP Periode 2021-2030, diharapkan dalam 10 (sepuluh) tahun ke depan melalui pengelolaan yang terencana dan terintegrasi, tercapai kondisi-kondisi sebagai berikut :

  1. Terwujudnya kelembagaan dan organisasi UPT TN Lorentz menjadi Balai Besar;
  2. Operasionalisasi pengelolaan kawasan yang efektif dan akuntabel melalui dukungan SDM, sarana prasara dan penganggaran yang optimal;
  3. Nilai penting kawasan dapat dipertahankan kondisinya sesuai dengan penetapan awal kawasan;
  4. Tersedianya data, informasi, dan sistem pengelolaan keanekaragaman hayati yang valid dan reliabel;
  5. Potensi flora fauna endemik dan prioritas dapat dipertahankan populasi dan kondisi habitatnya;
  6. Ekosistem yang terdegradasi dapat dipulihkan kembali kondisi aslinya;
  7. Fitur-fitur spesifik TN Lorentz dapat ditingkatkan pengelolaan tapaknya untuk menjamin pengakuan secara global;
  8. Adanya diversifikasi pola pemanfaatan sumber daya alam yang menjamin keberlanjutan potensinya;
  9. Potensi jasa lingkungan dan aktivitas wisata alam termanfaatkan secara optimal untuk peningkatan ekonomi masyarakat lokal;
  10. Terwujudnya kemandirian masyarakat dalam pengelolaan kawasan, kapasitas kelembagaan di bidang usaha ekonomi produktif guna mendukung kegiatan konservasi sumber daya alam dan ekosistem; dan
  11. Adanya kolaborasi multipihak pengelolaan TN Lorentz yang saling menguntungkan antara Balai TN Lorentz dengan masyarakat, pemerintah daerah, akademisi, swasta dan NGO sesuai peraturan yang berlaku.